Admin

Admin

Pangkep -- Usai perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakatnya, tidak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga suasana tetap aman dan kondusif.

"Jika pun, dalam Pilkada ini terjadi perbedaan pilihan, itu adalah hal yang biasa dalam berdemokrasi sehingga tidak perlu dipersoalkan. Mari kembali ke aktivitas masing-masing, saya meminta seluruh masyarakat tetap menjaga keamanan dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan konflik, serta menunggu hasil keputusan perolehan suara resmi dari KPU sebagai penyelenggara,”Imbau Syamsuddin.

Bupati Pangkep 2 eriode itu juga mewarning para PNS/ASN untuk segera masuk kekantor pasca libur tanggal 9 desember kemarin, pasalnya ia menerima laporan adanya sejumlah ASN pimpinan OPD yang bolos kerja tanpa ada informasi apapun, dan berada di salah satu posko pemenangan paslon Bupati.

"Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), diatur mengenai pemberian sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti sering bolos kerja. Bagi ASN yang tidak masuk kerja atau laporan sebanyak 1-5 hari terkena sanksi ringan berupa teguran lisan, sedangkan untuk 6-10 hari berupa sanksi teguran tertulis."Paparnya

Sambungnya, untuk 11-15 hari terkena sanksi pernyataan tidak puas dari pimpinan, dan yang paling berat bagi PNS yang tidak masuk sebanyak 31-46 hari atau lebih dalam satu tahun dan sesuai evaluasi kinerja bisa dikenakan mulai dari penurunan pangkat, hingga diberhentikan.

Saat disinggung adanya ASN yang diduga salah satu pimpinan OPD terposting di media sosial facebook disalah satu posko perhitungan suara pasangan calon. Dan ia menegaskan tak akan mentolerir jika ada temuan ASN yang terlibat langsung dalam pelaksanaan Pilkada.

“Saya belum melihat itu, mungkin ada kerjaan lainnya. Tapi, pada intinya  ASN tak boleh terlibat berpolitik praktis dan itu kerap kami sampaikan dalam tiap pertemuan.,”tegasnya.

Syamsuddin menambahkan, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020. Bagi ASN dan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang terbukti terlibat politik praktis terancam sanksi lisan hingga pemecatan.

“Terdapat 12 sanksi bagi ASN yang terbukti turut serta dalam politik berdasarkan bobot kesalahan,”ujarnya, Kamis 10 Desember 2020, pagi tadi.

Lanjutnya “Saya akan menindaklajuti berbagai laporan tersebut dan akan membentuk tim pemeriksa hukuman disiplin. Dan penyelesaian pelanggaran dilakukan berdasarkan PP Nomor 42/2004 dan PP Nomor 53/2010,”jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangkep, Samsir Salam menuturkan, telah memulai melaksanakan tugas pengawasan sejak tahapan dan proses pelaksanaan Pilkada serentak 2020, hingga saat ini. Salah satu yang sedang jadi fokus pengawasannya adalah dugaan sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terindikasi terlibat politik praktis.

“Iya, saat ini kita lakukan kajian terkait berbagai laporan, khususnya keterlibatan ASN. Intinya kalau ada laporan masyarakat kami akan tindaklanjuti. Dan sebuah kesalahan besar jika kami biarkan,”ujarnya.

Bawaslu memiliki kewenangan untuk melakukan fungsi pengawasan terkait netralitas ASN dan itu sudah diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pilkada dan terakhir surat edaran Bawaslu RI. Terlebih, dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, sudah jelas diatur terkait kode perilaku tentang netralitas, apa yang boleh dan tidak boleh bagi ASN dalam kegiatan politik praktis. Dan pemeriksaan yang dilakukan Bawaslu tidak untuk menyatakan oknum ASN tersebut bersalah atau tidak.

"Kewenangan Bawaslu hanya sampai pada mengeluarkan rekomendasi yang akan diteruskan kepada Komisi ASN dan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), bahwa oknum ASN yang bersangkutan terbukti melakukan tindakan dan kegiatan politik praktis. “Kini ada beberapa yang kami proses,” Pungkasnya. (Mcpangkajene)

 

Pangkep – Bupati Pangkep, H Syamsuddin Hamid menghadiri acara Pelantikan Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Masa Bakti 2020 – 2024, berlangsung  di Ruang Pola Lantai 2 Kantor Bupati Pangkep, Senin (14/12/2020) kemarin.

Dalam sambutannya, Syamsuddin Hamid yang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada pengurus PBSI yang baru dan yang lama dalam menumbuhkan dan mengembangkan bulutangkis di Kabupaten Pangkep.

“Semoga (pengurus PBSI yang baru) amanah dan tanggung jawab ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pesan Syamsuddin.

Sebelumnya, Ketua Umum PBSI Pangkep Surasbiono, yang juga menjabat Kepala Kejaksaaan Negeri Pangkep, dalam sambutannya ia mengatakan, selaku Ketua PBSI yang baru.

Surasbiono berharap, para pengurus PBSI tetap solid dan bekerjasama dalam melaksanakan tugas sesuai bidang masing-masing, agar proses pembinaan dan pengembangan olahraga bulutangkis di Pangkep semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

“PBSI Pangkep beda dengan PBSI daerah lain. Kalau pengurus baru PBSI daerah lain menyampaikan apa yang akan dilakukan atau akan dilaksanakan setelah dilantik, PBSI Pangkep berbeda. Berbuat dulu baru dilantik,” kata Surasbiono disambut tepuk tangan oleh para undangan dan Forkopimda Pangkep.

Lanjut dikatakan, PBSI Pangkep telah melaksanakan pembinaan atlet usia dini hingga usia taruna, dan telah mengikuti beberapa seri Djarum Sirnas dan Astec, di antaranya Sirnas Jawa Barat, Sirnas Kalimantan, Sirnas Manado dan Sirnas NTB ditambah Astec Makassar.

“Alhamdulilah prestasi yang sangat membanggakan karena pada kategori Pemula Putra bisa jadi semifinalis bersama club-club besar seperti Exist Jakarta dan Jayaraya,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Umum PBSI Sulawesi Selatan Devo Khadaffi dalam sambutannya, ia merasa bangga atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pangkep kepada pembinaan atlet bulutangkis yang sangat besar, sehingga dalam kurun waktu 2 tahun terakhir mengalami perkembangan yang sangat pesat.

“Selama melantik pengurus PBSI di wilayah Sulawesi Selatan, baru kali ini pelantikan PBSI dihadiri oleh Forkopimda, yaitu Bupati, Kapolres, Kejari, Dandim, Kepala Kejaksaan, Wakil Bupati dan Sekda,” ujar Devo Khadaffi yang disambut tepuk tangan oleh para undangan.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua Umum Sulsel Devo Khadaffi, Ketua PBSI Pangkep, Kapolres Pangkep, Dandim Pangkep, Ketua KONI Pangkep, Sekda Pangkep, Pengurus PBSI Pangkep, Atlet dan para orangtua atlet.

Diketahui, pelantikan dan pengukuhan pengurus PBSI Pangkep ini dilaksanakan langsung oleh Ketua Umum PBSI Provinsi Sulawesi Selatan, Devo Khadaffi. (Mcpangkajene)

 

PANGKEP -- Kepedulian Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid untuk memajukan organisasi PGRI ditunjukkan saat menghadiri peringatan hari guru dan hari ulang tahun(HUT) ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI). Diacara HUT Organisasi ini, Syamsuddin memberikan sumbangan Rp 300 juta.
 
Peringatan hari guru dan HUT PGRI ke 75  tingkat Kabupaten Pangkep  dilaksanakan di aula SMAN 11 Pangkep, Rabu(25/11)
 
Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid dalam sambutannya menyatakan, selama ini PGRI tidak pernah mendapatkan bantuan anggaran. Olehnya itu, untuk tahun 2021 ia memberikan bantuan dana sebesar Rp 300 juta.
 
" Dari nilai besaran bantuan itu meliputi anggaran Rp 200 juta untuk operasional, dan Rp100 juta untuk semua yang berprestasi,"ujar Syamsuddin.
 
Dijelaskan Bupati dua periode ini, Pemkab Pangkep akan terus mendorong guru-guru agar terus menciptakan orang-orang pintar, sesuai tugasnya sebagai tenaga pendidik.
 
Dalam kesempatan ini, Bupati melakukan pemotongan tumpeng  sebagai kado dalam peringatan hari Guru dan HUT PGRI. Selain itu Syamsuddin juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. (Mcpangkajene)
 
PANGKEP -- Peringatan Hari Pahlawan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Pangkep, melaksanakan upacara  di Taman Makam Pahlawan(TMP) Bungoro, Selasa (10/11/20).
 
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Pangkep, AKBP Endon Nurcahyo. Nampak hadir pula, Plh Sekretaris daerah Pangkep Jumliati, sejumlah pimpinan OPD, Unsur TNI, Polri dan ASN lingkup Pemkab Pangkep.
 
Dikatakan AKBP Endon Nurcahyo, peringatan hari Pahlawan tahun ini, mengajak untuk memaknai semangat perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan yang telah mendahului.
 
"Kita maknai dengan semangat membangun. Mudah-mudahan, apa yang menjadi cita-cita pahlawan bisa kita wujudkan demi mengisi pembangunan nasional yang lebih baik lagi,"katanya.
 
Terkait Pilkada lanjutnya, Polres dan seluruh elemen mengajak masyarakat untuk mencipatakan suasana yang kondusif.
 
"Mudah-mudahan pilkada tahun ini, dapat dilaksanakan secara aman dan kondusif, dan tentu saja menjaga kesehatan kita bersama,"tambahnya.
 
Usai melaksanakan upacara peringatan hari Pahlawan. Dilanjutkan tabur bunga dan doa. (Mcpangkajene)
 

Pangkep -- Pemerintah baik pusat maupun daerah telah mengumumkan secara serentak hasil seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Tahun 2019 pada 30 Oktober 2020 lalu. Selanjutnya akan dilakukan pemberkasan dan usul penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) pada tanggal 1-30 November 2020 dan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) CPNS 2019 direncanakan akan ditetapkan per 1 Desember 2020.

Melansir laman Setkab, Senin (2/11), Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, peserta yang dinyatakan lulus pada saat pengumuman hasil akhir pada 30 Oktober 2020 tidak serta merta dapat diangkat menjadi PNS.

Ada sejumlah verifikasi peserta yang dilakukan, misalnya keabsahan dokumen pendidikan, kesehatan, keterangan tidak pernah diberhentikan sebagai CPNS atau anggota TNI/Polri, dan tidak terlibat dalam politik praktis atau menjadi anggota/bagian dari partai politik (parpol).

“Peserta yang terbukti memiliki keterlibatan dengan parpol dan politik praktis dapat digugurkan kelulusannya. Sejumlah ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS,” demikian dinyatakan Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada seleksi tahun ini BKN akan memroses penetapan NIP CPNS 2019 secara digital melalui aplikasi DocuDigital. Selain itu BKN juga membuka peluang penyampaian sanggahan atas pengumuman hasil seleksi CPNS 2019, selama tiga hari terhitung sejak pengumuman hasil seleksi diterbitkan. Hal itu untuk mengakomodir pengaduan dari peserta terhadap hasil pengumuman yang disampaikan oleh masing-masing instansi.

“Lebih lanjut, unsur yang dapat disanggah adalah hal-hal yang dapat berdampak pada perubahan hasil seleksi. Sanggahan ditujukan kepada instansi yang dilamar dan disampaikan melalui fitur yang tersedia pada website SSCASN,” ujar Paryono

Jika dari hasil seleksi terdapat formasi kosong, maka pengisian formasi kosong untuk instansi pusat dan instansi daerah dapat diisi oleh peserta yang melamar pada jenis formasi lain dengan jabatan, kualifikasi pendidikan, dan unit penempatan/lokasi formasi yang sama, memenuhi nilai ambang batas atau passing grade (PG) SKD formasi umum dan berperingkat terbaik

“Khusus untuk instansi daerah, apabila formasi masih tidak dapat dipenuhi, maka dapat diisi dari peserta yang melamar pada jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama dari unit penempatan/lokasi formasi yang berbeda serta memenuhi nilai ambang batas/PG SKD Formasi Umum dan berperingkat terbaik,” lanjutnya.

Ditambahkan Paryono, apabila terdapat nilai yang sama, kelulusan ditentukan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri PAN RB Nomor 23 Tahun 2019.

“Pengisian formasi kosong tidak bisa diintervensi karena dilakukan melalui sistem terintegrasi dan proses secara digital,” pungkasnya. (Mcpangkajene)

 

Pangkep – Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Tonasa Satu, jalin silaturahmi melalui turnamen Bulu Tangkis Interen Eks Tonasa-I dan II dengan mengedepankan nilai-nilai persahabatan, kebersamaan dan semangat sportivitas.

Turnamen Bulu Tangkis ini dilaksanakan di Gedung Olahraga Tonas-I, Kabupaten Pangkep, yang berlangsung mulai pada 26 September hingga 24 Oktober 2020, Sabtu (17/10/2020).

Ketua Panitia, Ikhvan Syamsuddin mengatakan, turnamen bulu tangkis ini bertujuan menjalin silaturahmi, guna mempererat kebersamaan antar pemain bulu tangkis Interen Eks Tonasa-I dan II yang ada di Kabupaten Pangkep.

“Turnamen ini patut diapresiasi, lantaran selain mempererat silaturahmi dan keakraban, juga motivasi bagi teman-teman yang ada di Tonasa untuk semakin inovatif,” kata Ikhvan.

Lanjut dikatakan, pihaknya mengapresiasi ajang bulu tangkis ini, lantaran mempererat keakraban dan kebersamaan.

“Dengan adannya tunamen bulu tangkis eks Tonasa, kami sangat mengapresiasi inisiatif teman-teman karena kegiatan seperti ini mempererat silaturahim, keakraban dan kebersamaan,” tutur Ikhvan. (Mcpangkajene)

 

Pangkep, Diskominfo -- Pemerintah terus menggulirkan Berbagai insentif ekonomi maupun jaring pengaman sosial untuk menyiasati dampak dari Coronavirus diseases 2019 (Covid-19) yang melanda negeri saat ini, Salah satunya, menyasar kaum muda milenial yang baru merintis usaha mereka.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menyiapkan skema bantuan permodalan bagi wirausaha muda yang ingin mengembangkan peluang usahanya di tengah pandemi Covid-19. Menurut Deputi Pengembangan Pemuda, Kemenpora, M Asrorun Ni'am Sholeh, pemberian bantuan ini sebagai upaya untuk membantu pemuda melalui perorangan, organisasi, lembaga, yayasan, atau kelompok usaha dalam mengembangkan potensi kewirausahaan untuk mewujudkan kemandirian pemuda.

Berapa nilai bantuannya? Paket bantuan bagi pra-WMP dan WMP senilai maksimal Rp10 juta. Paket bantuan untuk penguatan usaha bagi WMP yang sedang berkembang dengan nilai maksimal Rp15 juta. Paket bantuan bagi SKP senilai maksimal Rp35 juta. Adapun untuk paket bantuan bagi sociopreneur sebesar Rp10 juta.

Bantuan bagi WMP (pra-WMP/WMP/WMP yang sedang berkembang), SKP dan sociopreneur diprioritaskan untuk jenis usaha di bidang pertanian dan peternakan, perikanan dan kelautan, industri tata boga, perdagangan dan jasa, pariwisata, dan pendidikan, maupun usaha-usaha lainnya yang terdampak Covid-19. Umumnya usaha yang prospektif, berbasis informasi teknologi (IT).

Beberapa kategori industri kreatif juga menjadi sasaran dari program bantuan pemerintah ini, antara lain:

  1.  Periklanan (advertising)
  2.  Arsitektur
  3.  Pasar Barang Seni
  4.  Kerajinan (craft)
  5.  Desain
  6.  Industri Pakaian (fashion)
  7.  Video, Film, dan Fotografi
  8.  Permainan Interaktif (game edukatif)
  9.  Musik
  10.  Seni Pertunjukan (showbiz)
  11.  Penerbitan dan Percetakan
  12.  Layanan Komputer dan Piranti Lunak (software)
  13. Televisi dan Radio (broadcasting)
  14. Riset dan Pengembangan.

Selain itu, melalui program itu diharapkan Wirausaha Muda Pemula (WMP), Sentra Kewirausahaan Pemuda (SKP), dan sociopreneur bisa memperkuat kapasitas wirausaha muda. Ada lima kategori bantuan permodalan yang disediakan Kemenpora.

Pertama, pra-Wirausaha Muda Pemula. Mereka ini adalah pemuda yang memiliki mental dan spirit kewirausahaan serta telah menuangkan ide usaha dalam bentuk rencana bisnis tertulis.

Kedua, Wirausaha Muda Pemula, yaitu wirausaha muda pemula yang sedang merintis usahanya menuju wirausaha muda pemula yang sedang berkembang.

Ketiga, Wirausaha Muda Pemula yang sedang berkembang, yaitu wirausaha yang sudah memiliki dan mengelola usaha minimal 12 bulan sampai dengan 42 bulan sejak pendirian usaha dan telah memiliki serta menggaji karyawan.

Keempat, Sentra Kewirausahaan Pemuda, yaitu pusat kegiatan bisnis kelompok wirausaha muda pemula pada wilayah tertentu di mana terdapat aktivitas kerja sama dan aktivitas saling terkait dalam penggunaan sumber daya dan/atau proses produksi barang dan jasa

Kelima, sociopreneur yaitu wirausaha muda yang sukarela dan fokus terhadap solusi sosial dan ekonomi kemasyarakatan.

Sesuai syarat dari Kemenpora, penggunaan bantuan bagi WMP dan sociopreneur diharapkan digunakan, antara lain, untuk biaya produksi, termasuk pembelian bahan baku, bahan penunjang dan peralatan, termasuk di dalamnya biaya promosi produk dan mengikuti pelatihan/kursus pengembangan kewirausahaan sesuai usaha yang dijalankan.

Penggunaan bantuan bagi SKP diharapkan dipakai, antara lain, untuk penambahan modal bagi WMP binaan SKP untuk biaya produksi, pemasaran dan biaya sewa. Selain itu, dana ini bisa dimanfaatkan untuk mentoring bagi WMP binaan SKP.

Untuk menyimak persyaratan lengkapnya, Kemenpora sendiri telah membuat aturan teknis mengenai bantuan tersebut. Peraturan itu yakni Aturan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda nomor 1.13.4 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah untuk Wirausaha Muda, Pemula, dan Sentra Kewirausahaan Pemuda

Informasi mengenai bantuan itu juga bisa diakses melalui laman www.kemenpora.go.id. Para pemohon bantuan dapat mendaftar secara online melalui situs http://wmp.kemenpora.go.id/krs/register/ dengan melengkapi data dan dokumen yang sesuai daftar isian yang tertera pada aplikasi.

Kemenpora menyediakan sedikitnya 500 paket bantuan dalam program WMP ini. Setiap proposal pemohon yang layak dan memenuhi syarat akan langsung dieksekusi. Program ini berlaku dalam masa anggaran tahun 2020.(Mcpangkajene)

 

PANGKEP -- Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid melakasanakan kunjungan kerja(kunker) ke wilayah kecamatan Liukang Kalmas.
 
Didampingi sejumlah pimpinan OPD, Bupati menumpangi KLM Tiara Mandiri Wanua Adventure, bertolak dari pelabuhan Maccini baji, Selasa(20/10/20).
 
Dikatakan Bupati Pangkep dua priode itu, kunjungannya ini untuk bertemu langsung dengan masyarakat yang berada di pulau terluar Pangkep.
 
"Kita rindu dengan masyarakat yang ada di wilayah pulau terluar, makanya kami kunjungi langsung,"ujarnya sebelum berangkat.
 
Lanjut dikatakannya, kunjungan juga ini untuk mensosialisasikan program-program pembangunan pemerintah kepada masyarakat.
 
"Kita juga akan mensosialisasikan program kerja kepada masyarakat kepulauan. Karena sudah banyak yang telah dilakukan pemerintah namun belum diketahui oleh warga di pelosok terutama di wilayah kepulauan,"katanya.
 
Bupati dan rombongan selama sepekan akan mengunjungi sejumlah pulau wilayah Liukang Kalmas "Rencananya kami akan ke beberapa pulau untuk melihat hasil pembangunan dan menyerap aspirasi masyarakat," katanya lagi.
 
Kecamatan Liukang Kalmas berbatasan dengan Kalimantan Timur. 
 
Waktu tempuh dari pelabuhan Maccini Baji Kecamatan Labakkang, menuju Pulau Kalukalukuang ibukota kecamatan Kalmas diperkirakan selama 18 jam. (Mcpangkajene)
 

PANGKEP — Niatan Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid untuk membangun Rumah Tahfidz Al-Quran di Pulau Salemo, Desa Mattiro Bombang Kecamatan Liukang Tuppabiring telah disampaikan ke tingkat Provinsi Sulsel. Niatan ini pun telah mendapatkan persetujuan dari Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Saat penutupan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXI lalu, Wagub Sulsel beserta Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Sulsel, Anwar Abubakar menandatangani pencanangan pembangunan rumah Tahfidz tersebut. Sudirman pun meminta agar pembangunan rumah Tahfidz tersebut bisa segera dimulai dan harus menjadi prioritas pada anggaran tahun depan.

Dinas Penataan Ruang Kabupaten Pangkep pun telah mendapat perintah pembangunan rumah Tahfidz tersebut. Pihak dinas terkait pun telah membuat master plant dan menghitung anggaran yang akan digunakan pada proyek akhir masa jabatan Syamsuddin.

Kepala Dinas Penataan Ruang, Sunandar mengatakan bahwa desain untuk rumah Tahfidz ini telah rampung. Penghitungan anggarannya pun telah usai dengan perkiraan mencapai Rp5 miliar.

“Alhamdulillah niatan baik pak bupati ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Manfaat dari proyek ini sangat nyata dan menjadi prioritas kita di tahun 2021,” katanya saat diwawancarai, Selasa, 8 September 2020.

Dia merincikan, pada proyek ini, nantinya akan dibangun pondok yang isinya lengkap dengan sejumlah fasilitas penunjang, seperti olahraga, air bersih hingga fasilitas umum lainnya. “Untuk perkiraan saya tampungnya mencapai 50 orang. Ini untuk tahap pertama,” kata mantan kadis PU tersebut.

Dia pun bercerita, proyek ini merupakan gagasan cerdas bupati Syamsuddin di akhir masa jabatannya. Dia pun mengaku bersyukur bisa membantu bupati memenuhi keinginan mulia agar Pangkep bisa mencetak ulama-ulama besar dan berkharisma sehingga dikenal dunia.

“Saya ingat pada periode pertama pak Bupati (9 tahun lalu), Pak Bupati memerintahkan kadis pu membangun rujab bupati, dan diakhir jabatannya dia mempersembahkan pembangunan rumah Tahfidz AL-Quran di Pulau Salemo,” ujar Sunandar.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid mengatakan bahwa niatan ini merupakan bentuk kepedulian nya untuk membangun Pangkep yang lebih religius. Dengan menghasilkan Hafids serta ulama hebat, diharapkan Pangkep semakin dikenal banyak orang.

“Alhamdulillah kita punya ulama besar yang lahir dari Pangkep. Kita pilih pulau Salemo, karena di pulau itu terkenal sebagai tempatnya para ulama besar lahir. Dan Insya Allah kita akan terus melahirkan ulama-ulama yang bisa beryiar hingga ke seluruh pelosok negeri dan berasal dari Kabupaten Pangkep,” katanya.

Sekadar diketahui, pulau Salemo sendiri memang terkenal sebagi pulai penghasil imam besar di Kabupaten Pangkep hingga tingkat nasional. Di pulau ini pula lahir sejumlah tokoh penyebar ajaran Rasulullah SAW, seperti KH Abdurrahman Ambo Dalle, KH Bilalu, KH Katu, Syekh Sayyid Djamaluddin Assagaf Puang Ramma, KH Abdul Malik Parojai, KH Abdul Rahman Mattameng, KH Amberi Said, Abdul Hamid Karim Daeng Paresse, KH Muhammad Yahya Cenno, KH Lalo Dahlan dan KH Hasanuddin Jalil. (mcpangkajene)

 

Pangkep – Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji menyambut Tim Asistensi Polda Sulsel dalam rangka kesiapan pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak di Polda Sulsel, Rabu, 5 Agustus 2020.

Tim Asistensi Polda Sulsel yang dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol Joni Triharto bersama dengan AKBP Ade Rahmat.

Karo Ops mengatakan, dalam menghadapi Pilkada serentak ini agar disiapkan segala kelengkapan administrasi Pilkada Pangkep baik yang berhubungan dengan pengamanan maupun dari pasangan calon yang akan maju dalam Pilkada.

“Lengkapi semua data yang dibutuhkan yang berkaitan dengan pilkada, baik penempatan personil di TPS, daerah yang rawan konflik, latar belakang para calon dan kelengkapan panel data yang ada di Posko,” ujar Kombes Pol Joni.

Kapolres Pangkep usai kunjungan mengingatkan Kabag Ops Polres Pangkep agar apa yang disampaikan Karo Ops agar diatensi dan dilaksanakan karena kedepan akan ada lagi tim Supervisi terkait Pilkada. (Mcpangkajene)